JOB 3 : WEB SERVER
Nama : Esa Erdiansyah
|
WEB SERVER
|
Guru : Rahmat Sukma Wijaya
|
Kelas : XII TKJ 2
|
Pelajaran : Adminjar
|
|
Sekolah : SMKN 01 CIHAMPELAS
|
Tanggal : 17 September 2016
|
DAFTAR ISI :
I.
DASAR TEORI
II.
TOPOLOGI
III.
ALAT DAN BAHAN
IV.
KESELAMATAN KERJA
V.
GAMBAR DAN LANGKAH KERJA
VI.
KESIMPULAN
VII.
REFERENSI
I.
DASAR TEORI
1.
WEB SERVER
Server atau
Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan
berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan
biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome)
dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web
dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.
Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar dan banyak lagi.
Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar dan banyak lagi.
Dalam keadaan default,
WEB SERVER berjalan pada protocol http melalui port 80 dan https 443.
2.
APACHE
Server HTTP
Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak
sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell
Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk
melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani
fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.
3.
DOMAIN DAN SUBDOMAIN
Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server
komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun
internet. Fungsi Domain adalah untukmempermudah pengguna di internet pada saat
melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang
dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai
IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah
situs web seperti contohnya "wikipedia.org". Nama domain
kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.
Subdomain adalah bagian dari domain. Subdomain biasanya
digunakan sebagai pembagian area dari sebuah website. Misalnya, untuk area
utama website kami, digunakan www.idebagus.com dan untuk area
pelanggan/anggota digunakansubdomain my.idebagus.com. Dalam contoh
tersebut, "www" dan "my"
adalah nama subdomain.
4.
HTML
HTML (HyperText Markup Language) adalah
bahasa markup internet (web) berupa kode dan simbol yang dimasukkan kedalam
sebuah file yang ditujukan untuk ditampilkan didalam sebuah website.
Singkatnya, HTML adalah bahasa markup yang digunakan untuk membuat website.
Website yang dibuat dengan HTML ini, dapat dilihat oleh semua orang yang
terkoneksi dengan internet. Tentunya dengan menggunakan aplikasi penjelajah
internet (browser) seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox dan Google
Chrome.
II.
TOPOLOGI
III.
ALAT DAN BAHAN
1.
Komputer dengan system operasi windows 7
2.
Aplikasi Virtualbox untuk windows 7
3.
Debian 7 yang telah di install di virtualbox
4.
Aplikasi Putty untuk windows 7
5.
Aplikasi BIND9 yang sudah diinstal di debian.
6.
Aplikasi CMD pada Komputer windows 7
7.
Aplikasi APACHE2 yang sudah diinstal di debian
8.
Browser Google Chrome pada komputer windows 7
IV.
KESELAMATAN KERJA
1.
Berdoa terlebih dahulu sebelum melaksanakan praktek.
2.
Praktik sesuai dengan soal dan panduan belajar.
3.
Memakai jas/baju lab ketika praktek.
4.
Tertib pada saat praktik.
5.
Berdoa kembali setelah melaksanakan praktek.
V.
Langkah Kerja
1.
Pertama passtikan debian server dan koputer clientnya
sudah terkoneksi.
2.
Lalu masuk ke debiannya dan login dengan user kemudian
masuk ke mode super user (su). Lalu cek apakah DNS server nya sudah disetting
dan beroprasi dengan baik, dengan perintah nslookup, baik di server maupun di
client.
3.
Kemudian cek apakah aplikasi apache2 sudah berjalan
atau belum, jika belum maka harus install terlebih dahulu apache2 nya.
4.
Lalu buat file virtual host nya. Virtual host ini
nantinya berfungsi untuk menambahkan banyak url menggunakan ip yang sama. Buka
directory /etc/apache2/site-available/ lalu lihat semua file. Disana ada file
virtual host default.
5.
Lalu copy file default tadi lalu beri nama dengan nama
domain yang akan dibuat. Dan buka file tersebut.
6.
Tampilan file virtual host default yang belum di edit,
dan bagian yang di beri kotak merah itu yang akan diubah.
7.
Lalu ubah menjadi seperti tampilan dibawah ini.
Sesuaikan dengan domain yang dipakai. Kemudian simpan file tersebut.
8.
Kemudian disable dulu file virtual host default
denganperintah a2dissite ,lalu enable file virtual host tadi yang dibuat dengan
perintah a2ensite, seperti dibawah ini.
9.
Kemudian reload
service apache2 nya.
10. Lalu buat web
direktorinya . masuk ke direktori /var/ww/ lalu buat direktori web baru sesuai
dengan yang dimasukan di file virtual host dan buka direktori tersebut.
11. Lalu buat file
index.html pada direktori ini dan ketikan script html yang akan ditampilkan di
web tersebut. Kemudian simpan file index.html tadi.
12. Kemudian
reload service apache2 nya agar settingan tersebut terapply pada server.
13. Lalu test pada
aplikasi web browser server atau client, ketikan alamat domain yang dibuat
yaitu esa.web.id pada address bar dan
tekan enter maka jika berhasil akan muncul tampilan web yang tadi dibuat.
14. Kemudian buat
subdomain dari domain tadi, disini saya buat 3 subdomain. Pertama buat dulu
file virtual hostnya, buka direktori /etc/apache2/sites-available/ lalu lihat
semua file yang sudah ada.
15. Lalu copy file
virtual host default menjadi file virtual host subdomain yang akan dibuat,
dengan nama subdomain masing-masing.
16. Lalu edit
masing-masing file virtual host subdomain tadi seperti pada saat mengedit file
virtualhost domain. Tinggal sesuaikan dengan masing-masing alamat subdomainnya.
Lalu simpan file virtual host domain tersebut
Untuk virtual host
subdomain TKJ.
Untuk virtualhost
subdomain HOBI sesuaikan dengan virtualhost yang sebelumnya.
Untuk subdomain
TRAVELLING. Lakukan seperti virtualhost sebelumnya sesuaikan dengan subdomain
yang dipakai.
17. Setelah itu
enable semua subdomain yang tadi dibuat, dengan perintah a2ensite.
18. Lalu buat web
direktorinya, masuk ke direktori /var/www/ ,lalu buat masing-masing web
direktori subdomainnya.
19. Kemudian buka
direktori subdomain yang pertama, dan buat file index.html baru dan ketikan
script yang akan di tampilkan di web subdomain tersebut. Dan simpan file
tersebut.
Untuk subdomain TKJ.
20. Setelah
itu pindah ke direktori subdomain yang
lain dan lakukan hal yang sama pada
semua direktori subdomain yang lainnya seperti sebelumnya. Lalu simpan file
tersebut.
Untuk subdomain HOBI.
Untuk subdomain
TRAVELLING. Lakukan langkah seperti sebelumnya pastikan penulisan script Html
nya sudah benar
21. Lalu kita
masukan subdomain tersebut ke DNS server, tepatnya pada file db.domain. agar
dapat diakses oleh client. Lalu buka file db.esa dengan mengetikan perintah
nano /etc/var/cache/bind/db.esa .
22. Lalu tambahkan
dibaris paling bawah subdomain yang tadi dibuat dengan ip yang sama seperti
domainnya. Sesuaikan seperti gambar di bawah ini. Kemudian simpan file db.esa
tersebut.
23. Kemudian
restart service bind9 pada debian , lalu enable juga semua subdomain yang telah
dibuat, dan restart juga service apache2 nya juga.
24. Kemudian test
di web browser subdomain yang dibuat tadi sudah dapat diakses atau belum, masukan
alamat subdomainnya di address bar dan tekan enter.
Tampilan
web subdomain TKJ.
Tampilan web subdomain
HOBI.
Tampilan web subdomain
TRAVELLING.
VI.
KESIMPULAN
Dengan
melakukan konfigurasi ini pada server maka server kita, kita dapat membuat
server kita menjadi sebuah web server yang nantinya dapat di pasangan berbagai
web sesuai kebutuhan untuk diakses dari client kita.
VII.
REFERENSI
· https://idcloudhost.com/wp-content/uploads/2015/08/Pengertian-Web-Server-dan-Fungsinya.html
· http://www.burung-net.com/2015/05/pengertian-html-fungsi-html-serta-sejarah-html.html
· Modul WEB
Server.
Jika ada pertanyaan,
kritik ataupun saran dapat di sampaikan di kolom komentar, insyaallah akan saya
jawab.







































nilai 94,
BalasHapusAlhamdulillah, isi laporan nya bagus.
Langkah kerja nya benar, jelas, dan rapih.
Pada Topologi Web Server, tampilkan juga alamat domain dan subdomain nya.
Kesimpulan baik, sesuai dengan hasil praktik.
untuk kata-kata paling bawah:
alangkah baiknya jika: "laporan ini masih tahap belajar, kritik dan saran akan diterima dengan senang hati :-)"
untuk referensi, coba gunakan referensi yang lebih official, biar lebih enak sumbernya.
BalasHapus